Pria ini harus mendekam dipenjara setelah diketahui mengubur anak perempuannya hidup-hidup.
Alasannya sungguh tak masuk akal, karena benci dengan anak perempuan, ia lantas menguburnya. Peristiwa ini terjadi di India beberapa waktu lalu.
Putrinya sendiri sudah dinyatakan menghilang sekitar 2 hari, ibunya pun bingung mencarinya.
Sang ayah juga berpura-pura bingung dan ikut membantu mencari anak tersebut, seakan ia tak tau apa-apa.
Para warga pun juga sudah membantu, namun tidak ketemu juga.
Akhinya sang putri ditemukan oleh salah satu warga disebuah pekarangan kosong tak jauh dari tempatnya tinggal.
Ternyata anak ini dikubur setengah badan, dengan kondisi tangan terikat dan mulut disumpal kain agar tak bisa berteriak.
Tak hanya itu, bocah ini juga ditutupi dengan sebuah tudung nasi (penutup nasi dari rotan) agat tak ketahuan warga.
Anak ini terlihat gemetaran saat ditemukan. Bayangkan saja, sudah 2 hari ia tidak makan dan minum.
Awalnya ibunya dan warga bingung siapa pelakunya, anaknya sendiri tak mau bicara siapa pelakunya.
Namun setelah dipaksa, bocah itu berani mengatakan yang sebenarnya.
Sambil menangis, ia mengatakan jika ayahnya lah pelakunya. Ia digendong ayahnya malam hari, dan disuruh masuk kedalam sebuah lubang.
Awalnya si anak menolak masuk ke lubang dan terus berteriak. Namun ayahnya mengancam akan membunuh ibunya jika ia tak mau menurut.
Akhirnya anak ini terpaksa masuk ke lubang, karena takut ibunya dibunuh.
Sang ayah akhirnya ditangkap dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dibalik jeruji besi.
Sementara anak tersebut harus dilarikan kerumah sakit karena kondisinya lemas dan ia juga mengalami dehidrasi akibat paparan sinar matahari.
Dokter mengatakan, jika anak ini tak ditemukan hingga 5-10 jam kedepan, maka bisa dipastikan anak ini akan meninggal dunia karena dehidrasi dan kekurangan asupan makanan.
Alasannya sungguh tak masuk akal, karena benci dengan anak perempuan, ia lantas menguburnya. Peristiwa ini terjadi di India beberapa waktu lalu.
Putrinya sendiri sudah dinyatakan menghilang sekitar 2 hari, ibunya pun bingung mencarinya.
![]() |
| Anak ini dalam keadaan ketakutan |
Para warga pun juga sudah membantu, namun tidak ketemu juga.
Akhinya sang putri ditemukan oleh salah satu warga disebuah pekarangan kosong tak jauh dari tempatnya tinggal.
Ternyata anak ini dikubur setengah badan, dengan kondisi tangan terikat dan mulut disumpal kain agar tak bisa berteriak.
Tak hanya itu, bocah ini juga ditutupi dengan sebuah tudung nasi (penutup nasi dari rotan) agat tak ketahuan warga.
Anak ini terlihat gemetaran saat ditemukan. Bayangkan saja, sudah 2 hari ia tidak makan dan minum.
Awalnya ibunya dan warga bingung siapa pelakunya, anaknya sendiri tak mau bicara siapa pelakunya.
![]() |
| Inilah kondisi saat pertamakali ditemukan |
Sambil menangis, ia mengatakan jika ayahnya lah pelakunya. Ia digendong ayahnya malam hari, dan disuruh masuk kedalam sebuah lubang.
Awalnya si anak menolak masuk ke lubang dan terus berteriak. Namun ayahnya mengancam akan membunuh ibunya jika ia tak mau menurut.
Akhirnya anak ini terpaksa masuk ke lubang, karena takut ibunya dibunuh.
Sang ayah akhirnya ditangkap dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dibalik jeruji besi.
Sementara anak tersebut harus dilarikan kerumah sakit karena kondisinya lemas dan ia juga mengalami dehidrasi akibat paparan sinar matahari.
Dokter mengatakan, jika anak ini tak ditemukan hingga 5-10 jam kedepan, maka bisa dipastikan anak ini akan meninggal dunia karena dehidrasi dan kekurangan asupan makanan.

