Semakin
kesini, zaman memang semakin berubah dan terkadang manusia pun
melakukan hal-hal yang mungkin bagi sebagian orang dianggap aneh dan
sangat tidak masuk akal. Tak sedikit
orang yang lebih mencintai benda mati yang disukainya, dibandingkan dengan
istri atau pacarnya.
Ia bahkan tak segan membawa si boneka pergi ke sebuah toko pakaian. Boneka itu ia beri nama Saori. Mereka berdua kini tinggal di sebuah apartemen di Tokyo. Kegiatan sehari-hari yang biasa dijalani dengan istrinya dengan segera tergantikan oleh boneka Saori. Senji Nakajima juga mengajak Saori pergi berbelanja dan memakaikan pakaian mewah.
Hal inilah
yang terjadi pada seorang pria ini. Gara-gara
sebuah boneka, seorang kakek 61 tahun bernama Senji Nakajima rela meninggalkan
istri dan dua anaknya. Bukan
karena
percekcokan, entah mengapa, tiba-tiba saja Senji nekat pergi
meninggalkan keluarganya dan tinggal bersama sebuah boneka dan tidak
pernah kembali lagi.
Ia bahkan tak segan membawa si boneka pergi ke sebuah toko pakaian. Boneka itu ia beri nama Saori. Mereka berdua kini tinggal di sebuah apartemen di Tokyo. Kegiatan sehari-hari yang biasa dijalani dengan istrinya dengan segera tergantikan oleh boneka Saori. Senji Nakajima juga mengajak Saori pergi berbelanja dan memakaikan pakaian mewah.
SENJI MENINGGALKAN ISTRI DAN ANAK-ANAKNYA
Tinggal
di
sebuah apartemen Kota Tokyo, Jepang, Senji Nakajima mengaku menikmati
hidup dengan Saori. Tak hanya itu, dia mengaku senang karena teman
hidupnya
yang baru meski terbuat dari karet, tidak "mata duitan". Saori juga
tidak akan pernah mengeluh dan memarahi Senji, berbeda dengan istrinya
itu yang kerap kali mengomel tak karuan.
Senji sering
kali menghabiskan waktu berbicara berdua dengan boneka Saori.
Mengenalkannya dengan pada tetangga sebagai anggota keluarga, hingga mengganti
wig rambut Saori dengan model rambut terkini.
Senji adalah
seorang pengusaha yang sangat kaya raya. Ia mengenal
Saori enam tahun yang lalu saat ia kesepian ketika tinggal sendiri jauh dari
rumah karena tuntutan pekerjaannya. Awalnya Senji menggunakan boneka Saori
hanya sebagai teman saja.
Namun
seiring berjalannya waktu, perasaan kuat Senji terhadap boneka tersebut muncul
setelah Saori selalu mengisi hari-harinya. Dari kebersamaan itulah, Senji pun memiliki perasaan yang sangat kuat kepada Saori.
SAORI LEBIH DARI BONEKA
Bahkan
Senji
menganggap Saori lebih dari sekedar boneka. Senji mengatakan bahwa ia
memiliki kepribadian asli yang sebenarnya dan membentuk
ikatan, menikmati hari bersama-sama. Bagi Senji, itu sama saja seperti
wanita pada umumnya. Bahkan Senji menganggap jika Saori jauh lebih
sempurna daripada istrinya ataupun seorang wanita.
Senji juga
sering berbicara tentang Saori. “Ia
tidak
pernah mengkhianati, tidak pernah mata duitan. Ia juga akan selalu setia
dan menemaniku setiap hari, tanpa mengeluh dan membuat perasaanku
menjadi tenang saat Saori ada di sisiku'' ungkap Senji.
Aku bosan
dengan manusia rasional modern. Mereka tak berperasaan.” kata Senji. Senji
memperlakukan Saori seperti manusia, membawanya keluar setiap hari,
berkeliling
dengan duduk di kursi roda. Ia tak pernah malu saat berjumpa dengan
banyak orang. Bahkan Senji dengan bangga memperkenalkan Saori sebagai
kekasihnya.
Senji juga
merawat Saori setiap hari dan memilihkan pakaian untuk dipakainya setiap
pagi. “Bagiku, ia lebih dari boneka. Tidak hanya sebuah karet. Ia membutuhkan banyak bantuan, tapi ia pasanganku yang sempurna
yang berbagi momen berharga denganku dan dan memperkaya hidupku,” Senji
menambahkan.
Kecenderungan
untuk hidup dengan boneka seharga jutaan rupiah telah meningkat di
seluruh Asia dengan China.
Kabarnya, di
pasar China saja, ada lebih dari 50 jenis boneka yang berbeda satu dengan
yang lain. Itu belum di
negara-negara tetangganya seperti Jepang dan Korea Selatan. Wah, jika dibiarkan bisa bahaya ya guys. Bisa-bisa peran seorang wanita akan digantikan oleh boneka seperti Saori.
Sumber : liputan6.com
